Hadits Dhaif Riyadus Shalihin 51

21 09 2010


Bab 371: Perintah Untuk Memohon Ampunan dan Keutamaannya


64/1882
. Ibnu Abbas RA mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda.

(( مَنْ لَزِمَ الاسْتِغْفَارَ جَعَلَ اللهُ لَهُ مِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجاً ، وَمِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجاً ، وَرَزَقهُ مِنْ حَيثُ لاَ يَحْتَسِبُ )) . رواه أبو داود

Barangsiapa membiasakan memohon ampunan, maka Allah akan melepaskan dari segala kesukaran dan melapangkan dari segala kesempitan, dan akan memberinya rezeki tanpa terduga“(HR. Abu Daud)

Keterangan:

Sanad hadits tersebut dha’if, karena ada perawi bernama Al Hakam bin Mush’ab yang majhul (tidak diketahui identitasnya), sebagaimana dikatakan oleh Al Hafizh (di dalam kitab At-Taqrib) dan Adz-Dzahabi. Abu Hatim Ar-Razi berkata, “la orang yang majhul” Ibnu Hibban juga menyebutkan hadits tersebut di dalam Adh-Dhu’afa.

Lihat Silsilah Ahadits Adh-Dha’ifah hadits no. 705, Dha’if Sunan Abu Daud hadits no. 327, Dha’if Sunan Ibnu Majah hadits no. 834, Dhaiful Jami’ hadits no. 5829, Al Misykah hadits no. 2339, Bahjatun-Nazhirin hadits no. 1873, dan Takhrij Riyadhush-Shalihin hadits no. 1873.

Wassalam: Ki Semar


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: