Hadits Dhaif Riyadus Shalihin 35

21 09 2010


Bab 241: Keutamaan Menuntut Ilmu dan Mengajarkannya Karena Allah SWT


44/1393
. Anas RA mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda,

مَنْ خَرَجَ في طَلَبِ العِلْمِ فَهُوَ في سَبيلِ اللهِ حَتَّى يَرْجِعَ )). رواه الترمذي ، وقال:حديث حسن ))

“”Barangsiapa pergi untuk menuntut ilmu, maka ia berjuang di jalan Allah (sabilillah) hingga ia kembali. (HR. At-Tirmidzi, ia berkata, “Hadits hasan”).

Keterangan:

Sanad hadits tersebut dha’if, karena ada perawi yang bernama Abu Ja’far Ar-Razi, orang yang buruk hafalannya. Walaupun demikian, hadits tersebut mempunyai syahid yang semakna dengan sanad yang shahih, sebagaimana yang terdapat di dalam Sunan Ibnu Majah dari Abu Hurairah, Nabi SAW bersabda,

‘Siapa yang mendatangi masjidku ini, tidak lain kecuali hanya diniatkan untuk suatu kebaikan, untuk belajar, atau untuk mengajarkannya, maka ia menempati kedudukan seperti orang yang berjihad di jalan Allah.” (HR. Ibnu Majah).

Lihat Silsilah Adh-Dha’ifah hadits no. 2037, Takhrij Al Misykah hadits no. 220, Bahjatun-Nazhirin hadits no. 1385, dan Takhrij Riyadhush-Shalihin hadits no. 1385.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: