14. Hukum asal menikah

3 01 2010

Assalamualaikum. Wr.Wb
>
> ehm ..saya mau bertnaya mengenai HUKUM ASAL menikah ..
> apakah hukum aslanya sunnah ..wajib . tau kah mubah
>
> terimakasih
>
> wasalamualaikum

Jawaban:

Assalamu ‘alaikum wr wb
Hukum asal nikah diperselisihkan oleh para ulama. Mari kita lihat dulu ayat
Qur’annya:

***4:3***
3. Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap
(hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya),
maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua,
tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat
berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja,
atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah
lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.

Jumhur ulama memandang hukum nikah itu sunnah. Sedangkan Imam Abu Hanifah
memandangnya mubah. Adapaun Imam daud az-Zhahiri memdangnya wajib. Mereka
sama-sama berpegang pada ayat di atas. Perbedaannya adalah dalam memahami
tasarri’ atau memerdekakan budak. Apa hukumnya memerdekakan budak? Nah,
hukumnya akan sama dg hukum asal menikah karena ayat di atas bicara soal
nikah dan perbudakan sb alternatif. Tidak mungkin alternatif diberikan
kalau hukumnya tidak sama. Jadi, ulama yg memandang tasarri’ itu sunnah,
memandang nikah itu sunnah. Yg mendang tasarri itu wajib, maka hukum asal
nikah adalah wajib. Kalau yg memandang tasarri itu mubah sudah tentu mereka
menganggap hukum asal nikah itu mubah.
(lihat Bidayatul Mujtahid, juz 2, tentang kitab an-nikah)

salam,


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: