11. Menikahi wanita non muslim

3 01 2010

Terima kasih atas tanggapannya.
>Saya memahami apa yang disampaikan dan akan menelaah surah tersebut. Hanya
>yang masih belum saya bisa jelaskan kepada rekan tersebut adalah
>’tata-cara’ pernikahan. Apakah benar ada fatwa MUI yg melarang umat Islam
>menikah dengan non-muslim? Apakah pernikahan tersebut harus dilangsungkan
>di luar negeri yang tidak ada KBRI-nya?
>
>Sekali lagi yang ingin kami minta pencerahan adalah ‘tata-cara’-nya. Rekan
>saya tersebut tidak ingin calon istrinya pindah ke Islam hanya semata-mata
>karena dia….namun memang karena telah terbuka pintu hatinya untuk
>memeluk Islam.
>
>Mohon maaf atas ketidaktauan saya.
>Terima kasih atas atensi yang diberikan.
>
>Wass.wr.wb

Jawaban:

Ass wr wb
Saya hanya ingin sedikit menambah jawaban yang sudah diberikan
oleh Ustadz Kasyful Anwar.

Masalah boleh tidaknya muslim (pria) menikahi wanita non muslim
sangat terkait dg hal-hal berikut ini:

1. Siapa yang dimaksud dg ahlul kitab? Apakah ahlul kitab itu
masih ada?
2. mengapa harus menikah dg wanita non-muslim?

Sebagian ulama mengatakan bahwa ahlul kitab itu hanya terbatas pada
Nasrani dan Yahudi saja. Sehingga kalau wanita non muslim itu beragama
Budha atau hindu maka pernikahan tidak diperbolehkan. Sebagian ulama lagi
mengatakan bahwa ahlul kitab itu memang terbatas Nasrani dan yahudi namun
sekarang mereka tidak sama dg nasrani dan yahudi masa lalu sehingga kawin
dg mereka tidak dibolehkan. Inilah latar belakang munculnya fatwa MUI, NU
dan Muhammadiyah akan haramnya pernikahan antar agama!!! Dan fatwa ini
sudah diperkuat dg Kompilasi Hukum islam Inpres No.1/1991

Mengenai soal calon isteri yg sudah mau masuk Islam, haruslah disambut.
Jangan dibumbui dg “kesombongan” kita bhw calon isteri itu masuk Islam harus
karena terbuka hatinya bukan karena mau kawin dg dia. Kita itu hanya tahu soal
lahiriah (nahnu nahkum biz zhawahir) jadi, jangan “sok tahu” isi hati
org lain. Kalau orang mau masuk islam, alhamdulillah. Mungkin inilah caranya
Allah memberinya hidayah. Nah, tugas selanjutnya adalah andalah yg membina
isteri anda yg muallaf itu.

Di Australia tempat saya belajar ada rekan bule (pria) yg mau menikah dg muslimah
indonesia. Kita beri tahu bhw dia harus masuk Islam. Dia menyetujui walaupun dia
belum banyak tahu soal islam (jadi dorongannya hanya karena ingin kawin saja).
Lalu jama’ah di sini pelan-pelan mengajari rekan bule ini yg sudah islam dan kawin
itu akan ajaran Islam. Mulai dari nol…..
Alhamdulillah sudah 3-4 tahun berlalu, dia menjadi muslim yg shalih dan kalau
ditanya rekan bule yg lain mengapa dia masuk islam, dia menjawab, “Bagi saya Islam
agama yg paling benar!”
Dia sudah punya anak. Dia bercerita bhw dia terharu melihat anaknya yg masih kecil
itu ikutan dia sujud ketika sholat!

Lihat, inilah contoh nyata bahwa orang yg dari nol islamnya dan masuk islam hanya
karena ingin kawin, ternyata menjadi muslim yg tangguh.

Jadi, saran saya daripada harus ke luar negeri hanya utk kawin dg non-muslim, lebih
baik “tangkap” saja dahulu non-muslim yg sudah mau masuk islam itu.
Lalu kawinlah….tugas selanjutnya ajarilah ia ttg islam.

salam,

Ass.Wr.wb
>Saat ini saya sedang berhubungan dengan wanita non muslim, saya berpikir
>untuk mengajaknya masuk agama islam sepertinya teman saya itu tidak
>keberatan bila memang hubungan kami kearah yang serius, tapi banyak
>komentar2 dari keluarga dan teman-teman saya yang keberatan akan hal itu
>dan menyarankan untuk menjauhinya dengan alasan akan sulit untuk membina
>dan membentuknya menjadi karakter yang muslimah apalagi hubungan selama
>ini adalah hanya luarnya saja dan sangat berbeda sekali dengan hubungan
>berkeluarga karena akan banyak sekali masalah dan problematikanya,
>bagaimana pendapat ustadz mengenai hal ini karena saya sangat mendambakan
>sekali memiliki keluarga yang insya Allah sakinah ma wadah, kalau boleh
>saya juga mengharapkan ustadz bisa memberikan tuntunan atau petunjuk untuk
>memilih pasangan yang soleh dan baik.
>Terimakasih banyak sebelumnya.
>
>Wass

Jawaban:

Kalau orang mau masuk islam, alhamdulillah. Mungkin inilah caranya Allah
memberinya hidayah. Nah, tugas selanjutnya adalah andalah yg membina calon
isteri anda yg muallaf itu.

Di Australia tempat saya belajar ada rekan bule (pria) yg mau menikah dg
muslimah indonesia. Kita beri tahu bhw dia harus masuk Islam. Dia menyetujui
walaupun dia belum banyak tahu soal islam (jadi dorongannya hanya karena
ingin kawin saja). Lalu jama’ah di sini pelan-pelan mengajari rekan bule
ini yg sudah islam dan kawin itu akan ajaran Islam. Mulai dari nol…..
Alhamdulillah sudah 3-4 tahun berlalu, dia menjadi muslim yg shalih dan
kalau ditanya rekan bule yg lain mengapa dia masuk islam, dia menjawab,
“Bagi saya Islam agama yg paling benar!”
Dia sudah punya anak. Dia bercerita bhw dia terharu melihat anaknya yg
masih kecil itu ikutan dia sujud ketika sholat!

Lihat, inilah contoh nyata bahwa orang yg dari nol islamnya dan masuk
islam hanya karena ingin kawin, ternyata menjadi muslim yg tangguh.

Jadi, kalau memang calon anda yg non-muslim itu bersedia masuk islam,
silahkan menikah dg dia. Mengenai soal keluarga sakinah itu harus
diusahakan oleh anda berdua khususnya anda yg islam duluan. Tidak ada
jaminan kalau anda menikah dg muslimah yg dari kecil sudah islam maka
keluarga anda akan sakinah. Jadi, ajaklah calon isteri anda masuk islam,
dan segeralah menikah.

Persoalan muncul kalau dia tidak mau masuk islam, yah….lebih baik anda
cari yg muslimah saja. Logikanya dibalik, kalau menikah dg muslimah saja
tidak ada jaminan mendapat keluarga sakinah apalagi….apalagi menikah dg
non-muslim!


Aksi

Information

One response

28 01 2010
Muhammad Irham

lakum diinukum waliyadien

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: