39. Fardhu ‘ain dan fardhu kifayah

19 12 2009

> Assalamualikum wr wb,
> Sudi berikan saya keterangan terperinci berkaitan denga fardhu ‘ain dan
fardhu kifayah cara ilmiah di zaman ini. Saya ingin mmemberikan penjelasan
kepada anak-anak dan orang-orang dewasa yang berdekatan dengan saya. Caranya
saya harap semacm ‘syllibus’.
> Wassalam

Jawaban:

Wa alaikum salam.
Fardhu artinya kewajiban, atau suatu beban/tugas hukum yang harus dilakukan
oleh seorang muslim. Jika kata fardhu ini di gabung dengan kata ‘ain
[menjadi fardhu ‘ain], ia bermakna kewajiban hukum secara individual yang
harus dilakukan oleh setiap orang muslim, contohnya kewajiban ibadah salat
dan puasa.
Sedang fardhu kifayah adalah kewajiban kolektif. Beban kewajiban ini akan
hilang, jika, paling tidak, ada seorang warga muslim di satu komunitas yang
melaksanakannya. Disebut sebagai kewajiban kolektif, karena pengabaian
terdahap tugas ini akan berdampak pada ancaman atau bencana yang akan
mempengaruhi kehidupan umat Islam secara bersama, atau berdampak sosial.
Contoh, untuk menjaga kesehatan umat Islam, maka menuntut ilmu kedokteran
adalah sebuah kewajiban kifayah [kolektif]. Kenapa disebut kewajiban
kifayah? karena tanpa ilmu kedokteran, umat Islam dapat terancam
kehidupannya. Contoh lain, pengamanan lingkungan kampung dapat juga disebut
kewajiban kifayah terutama ketika keadaan umat Islam dalam ancaman bahaya.
Sekian dulu.
Wassalam
Noryamin Aini
Montreal, Canada


Aksi

Information

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 39 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: