34. Kemahakuasaan Allah

19 12 2009

>Assalamualaikum Wr.Wb,
>
>Ustadz Pengasuh rubrik Konsultasi yang saya hormati,
>Ada satu pertanyaan dari kawan saya (mungkin agak nyeleneh), tapi saya
>sendiri tidak bisa menjawabnya. Begini Pertanyaannya:
>”Kita tahu bahwa allah itu Maha Besar. Bisakah Allah menciptakan Sebuah
>Batu Yang lebih besar dari Allah dan Allah Sendiri tidak Mampu untuk
>mengangkatnya”
>
>Demikian pertanyaan tersebut, Tolong Ustadz jawab secara jelas bila perlu
>disertai dengan
>dalil-dalilnya.
>
>Atas jawabannya saya ucapkan Jazakumullah khoiron katsiro.
>
>Wassalamualaikum Wr.Wb

Jawaban:

Ass wr wb
Ini bukan masalah baru. Kalau saya tak keliru pertanyaan model begini
pernah diungkap oleh Prof. Jujun S Sumantri ketika masih kuliah di IPB.
Pertanyaan itu ditanyakan ke Prof. Andi Hakim Nasution. Yang terakhir ini
menceritakan kembali peristiwa itu ketika memberi kata pengantar
pada buku Jujun.

Secara logika, pertanyaan itu tertolak karena, jika Allah Maha Besar
maka tidak ada yang lebih besar dari Dia; apakah itu berbentuk batu, atau
lainnya. Masalahnya apakah Allah tidak mampu (jadi bukan soal besar tapi
soal “kemampuan”) menciptakan batu yang lebih besar dari Dia?

Iseng-iseng nih:-) Bagaimana kalau pertanyaannya diteruskan ke wilayah
teologi:
Allah itu Maha Kuasa, sehingga Dia berkuasa membuat anak yang kemudian
Dia turunkan ke muka bumi ini. Atau….Dia berkuasa mengutus seorang
Rasul kembali setelah Muhammad. Nah, pertanyaan ini kita tolak karena
bertentangan dengan ayat Qur’an, “wa lan tajida lisunnatillahi tabdila”
(dan sekali-kali tidak akan kamu jumpai perubahan pada sunnatullah).

Disamping itu, selain ada sifat wajib 20, Allah juga punya sifat mustahil
20. (Coba deh lihat lagi kitab tauhid anda…:-) Nah, betapapun berkuasanya
Allah, Dia sendiri telah menetapkan aturan atau sunnatullah yang Dia
sendiri-pun tidak akan melanggar sunnatullah itu. Apakah Dia tidak mampu
melanggarnya? pasti mampu! tetapi buat apa? Coba, buat apa satu aturan
ditetapkan lalu dilanggar oleh yang membuatnya? Hanya untuk menunjukkan
Dia mampu? Ah…banyak cara lain bagia Dia untuk menunjukkan kemampuan-Nya
tanpa harus menabrak sunnatullah yang telah Dia gariskan sendiri.

Inilah jawaban “iseng” saya terhadap pertanyaan “nakal” saudara….:-)

salam,


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: