30. Pertanyaan seputar Syahadat

19 12 2009

permasalahannya adalah mengenai syahadat. sebelum saya kirim email ini saya
telah mengikuti pesantren kilat di sekolah,dan pemberi materi itu mengatakan
bahwa sebelum kita masuk islam kita harus membaca syahadat di depan para
saksi sedangkan syahadat sendiri adalah janji kita kepada allah. sedangkan
nenek moyang saya adalah orang islam tentu saja saya mendapatkan didikan
dari orang tua yang islami, tapi saya tidak mengucapkan syahadat didepan
orang banyak. Yang jadi pertanyaan adalah apakah saya ini sudah termasuk
seorang muslim, padahal saya belum mengucapkan janji tersebut didepan orang
banyak kecuali dalam solat.

Jawaban:

Acuan kita adalah firman Allah :” Maka tatkala Isa mengetahui keingkaran
mereka (Bani Israil) berkatalah dia:”Siapakah yang akan menjadi
penolong-penolongku untuk (menegakkan agama) Allah” Para hawariyyin
(sahabat-sahabat setia) menjawab:”Kamilah penolong-penolong (agama) Allah.
Kami beriman kepada Allah; dan saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah
orang-orang yang berserah diri. (QS. 3:52) ” dan ” Katakanlah:”Hai Ahli
Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada
perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan
tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita
menjadikan sebagian yang lain sebagai Ilah selain Allah.Jika mereka
berpaling maka katakanlah kepada mereka:”Saksikanlah, bahwa kami adalah
orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”. (QS. 3:64) ”

Pada dasarnya setiap orang telah muslim seketika dia telah melafazkan Dua
Kalimah Syahadah yang diikuti dengan keyakinan akan kebenaran dari makna
syahadah tersebut.

Seseorang yang berasal dari keluarga muslim akan dengan sendirinya
digolongkan muslim kecuali dia menyatakan kemurtadannya. Oleh sebab itu jika
dia meninggal langsung dihukumkan sebagai muslim.

Adapun yang berasal dan dikenal sebelumnya sebagai non muslim, maka
masyarakat memerlukan suatu bukti zahir tentang keislamannya sehingga dapat
menyesuaikan perlakuan yang akan diberikan kepadanya. Jadi Persaksian di
hadapan saksi ini sebagai pelengkap yang seharusnya tidak ditinggalkan
kecuali ada alasan yang lebih maslahat. Namun persaksian diam-diam tetap sah
sebagai awal keislaman seseorang.

Dengan demikian firman Allah diatas ” Saksikanlah bahwa kami orang Islam ”
membuktikan keislaman sah sebelum disaksikan. Adapun yang mutlak untuk
dipersaksikan dihadapan manusia adalah perbuatan-perbuatan yang mencerminkan
keislaman, seperti mentaati perintah dan larangan Allah dan Rasul-Nya.

Demikian. Wallahu A’lam. Semoga kita lebih giat lagi belajar.

Wassalam
Hasanain Juaini/Lobok


Aksi

Information

2 responses

21 03 2010
smart moslem

Agama Islam adalah Agama yang diperuntukan sampai akhir zaman, kalau pendapat diatas bahwa syahadat tidak perlu dipersaksikan, kenapa Abu Bakar, Umar bin Khatab dll, tidak melakukan demikaian, apakah aturan Islam khususnya untuk Syahadat hukumnya kok bisa seenaknya sendiri diubah sesuai akal dan pendapat manusia yang sangat terbatas, coba kaji lagi ayat-ayat dan hadits shahih yang berkaitan dengan syahadat, padahal artii kata syahadat itu sinonimnya banyak antara lain adalah baiat, dan mengandung unsur arti persaksian berarti tidak dapat dilakukan sendiri, Riwayat lain adalah Paman Nabi Muhammad SAW sendiri (tentunya anda lebih fahamkan riwayatnya, kenapa ia masuk neraka)

21 03 2010
smart moslem

Waktu manusia masih di Alam Ruh itu diambil persaksian oleh ALLAH SWT bukan persaksian ke Islaman, tapi persaksian bahwa mereka Ruh mengakui bahwa ALLAH SWT adalah sebagai ROB, Jadi kalau perndapat bahwa setiap Manusia dilahirkan dalam keadaan Islam tentunya seorang Bayi sudah dikenakan kewajiban Shalat, Puasa, Zakat, Haji, yang betul adalah setiap manusia lahir dalam keadaan Fitrah bukan sebagai Muslim.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: