26. Ingin mempelajari Islam dari awal

19 12 2009

Ass.wr.wb.
> Langsung saja, saya ingin belajar ISLAM dari awal. Karena
> terus terang seperti Orang Indonesia kebanyakan(mungkin)
> Agama merupakan suatu keyakinan yang turun temurun dari orang tua.
> Dan saya rasa selama ini saya kurang belajar mengenai Islam.
> Oleh karena itu saya mengharapkan agar dari forum ini saya dapat
> dibimbing dari mana saya harus mulai. Dan kalau bisa saya mohon agar
> anda memberikan referensi buku apa saja yang perlu saya baca.
>
> Dan saya juga ingin tahu mengenai perbedaan kita dengan agama nasrani,
> dalam hal ini yang membuat kita yakin bahwa Islam-lah rahmat bagi
> seluruh alam ini.
>
> sekian saja , atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih.
> wass.wr.wb.

Jawaban:

Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh,

Perkenankanlah saya menjawab pertanyaan anda, insya Allah.

Merupakan suatu karunia Allah yang tiada tara, sebagai umat Islam
mempunyai keinginan untuk belajar, karena Rasulullah sendiri telah
menganjurkan agar kita terus belajar mulai dari ayunan sampai liang
lahat kita masuki, bahkan kita dianjurkan belajar walaupun sampai negeri
Cina. Allah sendiri telah memerintahkan mahluknya untuk selalu merobah
dirinya:

***13:11***
11. Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya
bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas
perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan
sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada
pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki
keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat
menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka
selain Dia.

***5:35***
35. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan
carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah
pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan.

Jadi kita diperintahkan oleh Allah untuk merubah diri (nafs), dari
keadaan sekarang kepada keadaan yang lebih baik lagi sehingga kita makin
lebih dekat dengan Allah s.w.t. Sudah barang tentu kebaikan itu tolok
ukurnya adalah syariah bukan ukuran yang ditetapkan manusia.

Tentang Kitab yang harus dibaca, sebagaimana Rasulullah bersabda hanya
ada dua yang harus dipegang bagi umat Islam supaya tidak tersesat, yaitu
Al Quraan dan Hadits. Bacaan lain kalau tidak mengacu kepada duan jenis
pegangan Islam tersebut maka dapat menyesatkan.

Menurut saya yang pertama harus kita perdalam adalah Tauhid, yang
merupakan landasan bagi setiap umat Islam. Pengenalan dan pemahaman kita
tentang diri kita, tentang Allah, Rasul-rasulNya, malaikat-malaikatNya,
kitab-kitabNya, mahluk-mahlukNya, syariahNya dan apa Islam itu. Banyak
manusia yang telah memeluk Islam, tetapi tidak kenal siapa dirinya, apa
tugasnya, diciptakan untuk apa, dsb. Dengan dirinya sendiri belum kenal,
lalu bagaimana akan mengenal Allah, karena dalam sebuah dikatakan untuk
dapat mengenal Allah kita harus mengenal siapa diri kita terlebih
dahulu. Setelah mengenal diri sendiri, maka barulah kita belajar
mengenal Allah, Rasul-rasul, malaikat, kitab-kitabnya dan lain
sebagainya. Semua itu sudah dijelaskan dalam ayat-ayatNya, tinggal
bagaimana sistematika mempelajarinya. Saya rasa banyak yang dapat
menguraikan hal ini, karena saya sendiri alhamdulillah hanya berpegang
dua warisan Rasulullah, tidak ada bacaan atau referensi lain-lainnya.

Disamping itu kita harus mempelajari juga rukun Islam, rukun Iman, yang
kita hapal luar kepala, tetapi dalam kenyataannya tidak mengetahui
secara mendalam apa makna dan hakikat dari keduanya.

Kalau anda berkenan saya ingin membantu anda secara bertahap dalam
memahami kesemua itu.

Wassalam,

Saya yang bodoh,

Ahmad Zubair


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: