09. Tentang “Fadhilah”

19 12 2009

>assalaamu’alaikum wr.wb.
>
>Saya masih kurang mengerti dengan apa yang dimaksud fadhilah.
>Yang saya tahu bahwa fadhilah itu keutamaan seseorang untuk maksud
>yang telah diterangkan sebelumnya,misalnya kita melakukan puasa sunah syawal
>maka fadhilahnya menghapus dosa selama satu tahun.
>Yang jadi pertanyaan apakah kita boleh melaksanakannya dengan imbalan fadhilah tersebut ?
>dan dibenarkan ?.
>
>wassalaamu’alaikum wr.wb.

Jawaban:

Assalaamu’alaikum wr.wb.

Fadhiilah bisa berarti keutamaan, kelebihan dan sejenisnya, pada umumnya
dapat disebut pahala. Nah, kalau seumpamanya seperti yang anda katakan
bahwa melakukan puasa sunah syawal maka fadhilahnya adalah dihapus dosa
selama satu tahun, maka orang yang mangamalkan puasa syawal itu akan
mendapat kelebihan dibandingkan dengan orang yang tidak mengamalkannya,
yaitu diampuni dosanya selama satu tahun.

Pada dasarnya kita mengamalkan segala perintah Allah dan RosulNya itu
adalah untuk mendapatkan keridhoan Allah semata (Al-Baqoroh 207, 265, 272,
Al-Maaidah 119, dll). Karena hanya orang yang diridhoin Allah saja yang
akan selamat dan berutnung di akhirot nanti (At-Taubah 100, dll).

Namun demikian Rosulullah telah berpesan dalam HR.Tirmidzi, Juz4,
Hadits 2577. Bahwa orang yg cerdas adalah org yg menghitung-hitung dirinya
dan amalnya sebelum mati, (karena itu) hitunglah dirimu di dalam dunia
sebelum jika dihitung pada hari qiyamat, (karena) sesungguhnya ringan
hitungannya di hari qiamat bagi org yg menghitung-hitung dirinya di dlm
dunia.

InsyaAllah masih banyak dalil yang mengatakan demikian itu. Intinya adalah
agar kita itu menghitung-hitung sudah sampai dimana usaha kita mencari
keridhoan Allah. Allah telah menyatakan sempurnanya agama Islam yang
disampaikan melalui Nabi Muhammad SAW. Dengan demikian maka telah sempurna
pula segala aturan, juklak dlsb dalam hal melaksanakan ibadah kepada Allah.
Hitung-hitungnya begini, kalau malam ini ada tiket gratis untuk nonton
film yang lagi ngetop kalau tidak kita tonton malam ini maka tidak akan ada
kesempatan lagi, atau ada pesta meriah dengan hadiah langsung yang sangat
menarik, namun kebetulan bersamaan dengan jadual pengajian, lalu mana yang
kita pilih?.

Kalau orang yang mengetahui dalilnya dan menghitung-hitung maka pengajian
yang akan dipilihnya. Sebab apa, tiada kehidupan dunia kecuali adalah
kesenangan yg menipu (QS.Al Hadiid 20) selain itu bahwa: sesaat dipagi
hari atau sesaat disore hari di dalam jalan Allah itu adalah khoirum minad
dunyaa wamaa fiihaa (HR.Bukhooriy Kitabul-Jihaad, HR.Tirmidzi Kitabul-Jihaad,
HR.Abu Dawud Kitabul-Jihaad, dll)

Wah, kepanjangan yaa.. yang penting memang ada dalilnya bahwa kita itu
harus menghitung-hitung, wong untuk masalah dunia saja kita itu penuh
dengan perhitungan apalagi urusan akhirot dan memang ada perintahnya.

Demikian Kang Wawan, sedikit yang bisa saya sampaikan, mohon maaf salah
dan kurangnya ataupun ada yang tidak berkenan bagi Kang Wawan.

Wassalaamu’alaikum wr.wb.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: