51. YANG DIHARAP HANYA SYAFA’AT DARI RASULULLAH SAW. (6/6)

12 12 2009

51. YANG DIHARAP HANYA SYAFA’AT DARI RASULULLAH SAW. (6/6)

Dari Abu Hurairah ra., ia berkata : Daging didatangkan kepada Rasulullah saw. maka diangkatkan hasta daging itu, lalu beliau memakannya, dan daging itu disenangi oleh beliau, kemudian beliau menggigitnya, lalu bersabda : “Aku penghulu manusia pada hari Qiamat, apakah kalian tahu kenapakah demikian ?” Allah mengumpulkan manusia dari orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang terkemudian pada satu padang. Maka penyeru terdengar oleh mereka, pandangan menembus mereka dan matahari dekat kepada mereka. Kesusahan dan kesulitan sampai pada orang-orang, sesuatu yang mereka tidak kuat dan tidak tertanggung oleh mereka. Sebagian dari mereka berkata kepada sebagian yang lain : “Tidaklah kamu berpendapat tentang apa yang telah sampai kepada kamu sekalian ?” Tidakkah kamu sekalian berfirkir tentang orang yang memohonkan syafa’at kepada Tuhanmu bagimu ?” Maka berkata sebagian orang-orang kepada sebagian yang lain : “Atasmu Adam”, maka mereka datang kepada Adam, lalu mereka berkata : “Engkau adalah bapak manusia, Allah telah mencipatakanmu dengan tanganNya dan telah menghembuskan ruhNya kepada engkau. Dia telah memerintahkan para MalaikatNya, lalu para malaikat bersujud kepada engkau, mohonkanlah syafa’at bagi kami kepada Tuhan, tidakkah engkau lihat sesuatu yang ada pada kami sekarang ini ? Tidakkah engkau melihat apa yang sampai kepada kami?”. Maka Adam menjawab kepada mereka : Sesungguhnya Tuhanku pada hari ini sangat murka. Dia sebelumnya tidak marah seperti ini dan tidak akan murka seperti ini sesudahnya”. Sesungguhnya Dia telah mencegahku dari mendekati pohon, lalu aku durhaka kepadaNya. Oh diriku, diri ku dan diriku, pergilah kamu sekalian kepada selainku, pergilah kepada Nuh !”, maka mereka datang kepada Nuh, lalu mereka berkata : “Wahai Nuh, engkau Rasul pertama kepada penduduk bumi, Allah telah menyebut engkau sebagai hamba yang bersyukur, mohonkanlah svafa’at bagi kami kepada Tuhanmu; tidakkah engkau melihat apa yang ada pada kami sekarang ini ? Tidakkah engkau melihat apa yang sampai kepada kami ?”. Nuh menjawab kepada mereka : “Sesungguhnya Tuhanku sangat murka pada hari ini dan sebelumnya tidak pernah murka seperti ini, dan susudahnya tidak akan murka seperti itu, dan sesungguhnya sava telah berdo’a yang memadharatkan terhadap kaumku, oh diriku, diriku dan diriku. Pergilah kepada selainku, pergilah kalian kepada Ibrahim”. Mereka datang kepada Ibrahim dan mereka berkata : “Wahai Ibrahim, engkau Nabi dan kekasih Allah dari ka:angan penduduk bumi, mohonkanlah syafa’at bagi kami kepada Tuhanmu, tidakkah engkau melihat apa yang ada pada kami ini?”. Maka Ibrahim menjawab : “Sesungguhnya Tuhanku pada hari ini sangat murka. Dia sebelumnya tidak pernah murka seperti itu dan sesudahnya tidak akan murka seperti itu, dan sesungguhnya aku telah berdusta tiga kali”. Abu Hayyan telah menyebut dalam hadits ini : “Oh diriku, diriku, diriku. Pergilah kepada selainku, pergilah kepada Musa”. Maka mereka datang kepada Musa, lalu mereka berkata : “Wahai Musa, engkau adalah utusan Allah, Allah telah mengutamakan engkau dengan risalah dan kalamNya atas manusia, mohonkanlah syafa’at bagi kami kepada Tuhanmu, tidakkah engkau melihat apa yang ada pada kami sekarang ini ?”. Musa menjawab : “Sesungguhnya Tuhanku pada hari ini sangat murka. Dia sebelumnya tidak pernah murka seperti itu, dan sesudahnya tidak akan murka seperti itu, dan sesungguhnya aku telah membunuh jiwa, pada hal aku tidak disuruh membunuhnya. Oh diriku, diriku dan diriku, pergilah kepada selainku, pergilah kalian kepada’Isa !”. Maka mereka datang kepada ‘Isa, dan berkata : “Wahai ‘Isa, engkau adalah Rasul dan kalimah Allah yang disampaikanNya kepada Maryam, dan ruh dari padaNya, dan engkau bicara kepada manusia ketika dalam ayunan. Mohonkanlah syafa’at bagi kami kepada Tuhanmu, tidakkah engkau melihat sesuatu yang ada pada kami sekarang ini ?” Maka ‘Isa menjawab : “Sesungguhnya Tuhanku sangat murka pada hari ini. Dia sebelumnva tidak pernah murka seperti itu, dan sesudahnya tidak akan murka seperti itu, dan sesudahnya tidak akan murka seperti itu”. ‘Isa tidak menyebutkan dosanya, oh diriku, diriku dan diriku, pergilah kepada selainku, pergilah kalian kepada Muhammad saw !”. Rasulullah saw. bersabda : “Maka mereka datang kepada Muhammad saw., lalu mereka berkata : “Wahai Muhammad, engkau adalah utusan Allah dan penutup para Nabi, dan engkau telah diampuni dosamu yang terdahulu dan yang terkemudian. Mohonkanlah syafa’at bagi kami kepada Tuhanmu, tidakkah engkau melihat apa yang ada pada kami sekarang ini ?” Maka aku berangkat, lalu aku datang di b,wah Arasy, kemudian aku tersungkur sujud kepada Tuhanku. Lalu Allah mengilhamkan kepadaku akan puji-pujianNya dan sanjungan yang baik atasNya, yang mana Alah tidak mengilhamkan kepada seseorang sebelumku. Kemudian dikatakan : “Wahai Muhammad, angkatlah kepalamu, mohonkanlah maka engkau akan diberi, mohonlah syafa’at, maka akan diberi syafa’at”. Lalu aku mengangkat lepala dan berkata : “Wahai Tuhan, ummatku, wahai Tuhan, ummatku”. Kemudian Tuhan berfirman : “Wahai Muhammad, masukkanlah ummatmu yang tidak dihisab dari pintu sorga sebelah kanan, mereka juga bersekutu dengan orang lain pada pintu-pintu selain itu”. Kemudian Rasulullah saw. bersabda : “Demi Dzat yang jiwaku ada di tanganNya, jarak antara dua daun pintu sorga adalah seperti antara Mekah dan Himyar dan seperti Mekah dengan Busra”. (Hadits ditakhrij oleh Tirmidzi).

Dari Anas bin Malik ra. bahwasanya Rasulullah saw. bersabda : “Orang-orang mu’min berkumpul pada hari Qiamat, mereka diberi ilham atau mereka sedih –dimana Sa’id ragu- mereka berkata : “Seandainya kita mohon syafa’at kepada Tuhan kita, hingga Dia melonggarkan kita ditempat kita ini”. Lalu mereka datang kepada Adam dan berkata : “Engkau Adam adalah bapak manusia. Allah telah menjadikanmu dengan tangan-Nya, Dia telah menyuruh Malaikat-Nya untuk sujud kepadamu, mohonkanlah syafa’at bagi kami disisi Tuhan agar melonggoarkan kami ditempat kami ini”, maka Adam menjawab : “Aku tidak menempati tempat itu -ia menyebutkan dan mengadukan kepada mereka akan dosanya yang telah dilakukannya, maka ia malu akan hal itu- akan tetapi datanglah kalian pada Nuh. Sesungguhnya ia permulaan Rasul yang dibangkitkan Allah kepada penduduk bumi”. Lalu mereka datang kepadanya, maka Nuh menjawab : “Aku tidak menempati tempat itu”. Dia menyebutkan permohonan kepada Tuhannva yang tidak ada ilmu baginya, ia malu akan hal itu -akan tetapi datanglah kalian kepada kekasih Tuhan, Ibrahim !”. Lalu mereka datang kepadanya, maka Ibrahim menjawab : “Aku tidak menempati tempat itu, akan tetapi datanglah kalian kepada Musa, hamba yang telah diajak bercakap-cakap oleh Allah, dan Allah memberikan Taurat kepadanya !”. Lalu mereka datang kepadanya, maka Musa menjawab : “Aku tidak menempati tempat itu ia menyebutkan bahwa ia membunuh jiwa yang tidak membunuh- akan tetapi datanglah kalian kepada Isa, hamba dan Rasul Allah, kalimah dan ruh Nya !”, lalu mereka datang kepadanya, maka ‘Isa menjawab : “Aku tidak menempati tempat itu, akan tetapi datanglah kalian kepada Muhammad saw hamba yang telah diampuni dosanya yang terdahulu dan yang terkemudian !”. Rasulullah saw. bersabda : “Mereka datang kepadaku, maka aku pergi, kemudian aku berjalan diantara dua barisan dari orang­orang mu’min, lalu aku minta izin kepada Tuhanku, maka Tuhan memberi izin kepadaku. Ketika aku melihatNya, aku sujud, lalu Tuhan meninggalkan aku sesuai dengan kehendak Allah untuk meninggalkan aku. Kemudian dikatakan : “Bangkitlah Muhammad, berkatalah akan didengar, mohonlah maka kamu akan diberi, dan mohonlah syafaat, maka akan diberi syafa’at !”. Maka aku memuji Nya dengan pujian yang telah di-ilhamkan Allah kepadaku untuk memuji Nya, kemudian aku mohon syafa’at, lalu Allah membatasinya kepadaku. Maka aku memasukkan mereka ke sorga. Lalu aku kembali untuk yang kedua kalinya, maka ketika aku melihat Tuhanku aku sujud. Lalu Allah meninggalkan aku sesuai dengan kehendak Nya untuk meninggalkan aku. Kemudian dikatakan kepadaku : “Bangkitlah Muhammad, berkatalah, akan di dengar, mohonlah maka kamu akan diberi, dan mohonlah syafa’at, maka akan diberi syafa’at !”. Maka aku memuji Nya dengan pujian yang telah di-ilhamkan Allah kepadaku untuk memujiNya, kemudian aku mohon syafa’at, lalu Allah membatasinya kepadaku. Maka aku memasukkan mereka ke sorga. Kemudian aku kembali untuk yang ketiga kalinya. Ketika aku melihat Tuhanku, aku sujud, lalu Dia meninggalkan aku sesuai dengan kehendak Allah untuk meninggalkan aku. Kemudian dikatakan : “Bangkitlah Muhammad, berkatalah akan didengar, mohonlah maka akan diberi dan mohonlah syafa’at akan diberi syafa’at !”. Maka aku mengangkat kepala, lalu aku memuji Nya dengan pujian yang telah di-ilhamkanNya kepadaku. Kemudian aku mohon syafa’at lalu Tuhan membatasinya kepadaku, maka aku memasukkan mereka ke sorga, kemudian aku kembali untuk yang ke empat kalinya, lalu aku berkata : “Wahai Tuhan, yang masih tinggal hanyalah orang yang telah dicegah oleh Allah Al Qur’an”. (Hadits ditakhrij oleh Ibnu Majah).


Aksi

Information

One response

3 03 2010
Hadits Qudsi « Afurt_dfaz's Solution

[…] 51. YANG DIHARAP HANYA SYAFA’AT DARI RASULULLAH SAW. (6/6) […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: