52. SI TOLOL DAN UNTA YANG SEDANG MAKAN RUMPUT

7 12 2009

52. SI TOLOL DAN UNTA YANG SEDANG MAKAN RUMPUT

Seorang Tolol memperhatikan seekor unta yang sedang makan
rumput. Katanya kepada binatang itu, “Tampangmu mencong.
Kenapa begitu?”

Unta menjawab, “Dalam menilai kesan yang timbul, kau
mengaitkan kesalahan dengan hal yang mewujudkan bentuk.
Hati-hatilah terhadap hal itu! Jangan menganggap wajahku
yang buruk sebagai suatu kesalahan.

Pergi kau menjauh dariku, ambil jalan lintas. Tampangku
mengandung arti tertentu, punya alasan tertentu. Busur
memerlukan yang lurus dan yang bengkok, pegangannya dan
talinya.”

Orang tolol, enyahlah: “Pemahaman keledai sesuai dengan
sifat keledai.”

Catatan

Maulana Majdud, yang dikenal sebagai Hakim Sanai, Sang Bijak
Yang Gilang Gemilang dari Ghaznas menghasilkan banyak
karangan mengenai tak bisa dipercayanya kesan subyektif dan
penilaian bersyarat.

Salah satu petuahnya adalah, “Pada cermin rusak dalam
fikiranmu, bidadari bisa tampak mempunyai wajah setan.”

Kisah perumpamaan itu dipetik dari Taman Kebenaran yang
Berpagar, yang ditulis sekitar tahun 1130.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: