07. BAYAZID DAN ORANG YANG MEMIKIRKAN DIRI SENDIRI

6 12 2009

07. BAYAZID DAN ORANG YANG MEMIKIRKAN DIRI SENDIRI

Pada suatu hari, seseorang mengomel kepada Bayazid, seorang

ahli mistik pada abad kesembilan, mengatakan bahwa ia telah

berpuasa dan berdoa dan berbuat segalanya selama tiga puluh

tahun namun tidak juga menemukan kesenangan seperti yang

digambarkan Bayazid. Bayazid menjawab, orang itu bisa saja

melanjutkan perbuatannya tiga ratus tahun lagi tanpa

mendapatkan kesenangan juga.

“Mengapa begitu?” tanya Si Sok-Saleh.

“Sebab kesombonganmu merupakan halangan utama bagimu.”

“Coba katakan apa obatnya.”

“Obatnya tak akan bisa kau laksanakan.”

“Bagaimanapun, katakan sajalah.”

Bayazid pun berkata, “Kau harus pergi ke tukang pangkas

rambut untuk mencukur janggutmu, (yang terhormat, itu).

Lepaskan semua pakaianmu dan kenakan korset. Isi sebuah

kantong kuda dengan kenari sampai penuh, lalu gantungkan di

lehermu. Pergilah ke pasar dan berteriaklah, ‘akan kuberikan

sebutir kenari kepada setiap anak yang memukul tengkukku.’

Kemudian lanjutkan perjalananmu ke sidang pengadilan agar

semua orang menyaksikanmu.”

“Tetapi aku tak bisa melakukan itu; coba katakan cara lain

yang sama manfaatnya.”

“Itu langkah pertama, dan satu-satunya cara,” kata Bayazid,

“Tetapi sudah aku katakan kepadamu bahwa kau tak akan bisa

melakukannya; jadi tak ada obat bagimu.”

Catatan

Al-Ghazali, dalam Alkemia Kebahagiaan, mempergunakan ibarat

ini untuk menekankan pernyataan yang sering diulang-ulangnya

bahwa sementara orang, betapapun jujur tampaknya usaha

mencari kebenaran itu bagi dirinya sendiri -dan bahkan

mungkin juga bagi orang lain- nyatanya kadang-kadang didasari

kesombongan atau mencari untung sendiri, hal-hal yang

merupakan halangan utama bagi pencarian kebenarannya.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: