04. SANG RAJA DAN ANAK MISKIN

6 12 2009

04. SANG RAJA DAN ANAK MISKIN

Sendirian saja, orang tidak akan bisa menempuh jalan dalam

perjalanan batinnya. Kau tidak usah mencoba menempuhnya

sendirian, sebab harus ada pembimbingmu. Yang kita sebut

raja adalah pembimbing, dan anak miskin itu Si Pencari.

Dikisahkan, Raja Mahmud dan tentaranya terpisah. Ketika

sedang mengendarai kudanya kencang-kencang, dilihatnya

seorang anak lelaki kecil berada di tepi sungai. Anak itu

telah menebarkan jalanya ke sungai dan tampaknya sangat

murung.

“Anakku,” kata Sang Raja, “kenapa kau murung? Tak pernah

kulihat orang semurung kau itu.”

Anak lelaki itu menjawab, “Hamba salah seorang dari tujuh

bersaudara yang tidak berayah lagi. Kami hidup bersama ibu

kami dalam kemelaratan dan tanpa bantuan siapapun. Hamba

datang kemari setiap hari, memasang jala mencari ikan, agar

ada yang dimakan setiap malam. Kalau hamba tak menangkap

seekor ikanpun pada siang hari, malamnya kami tak punya

apa-apa.”

“Anakku,” kata Sang Raja, “bolehkah aku membantumu?” Anak

itu setuju, dan Rajapun melemparkan jala yang, karena

sentuhan kewibawaannya, menghasilkan seratus ikan.”

Catatan

Oleh orang-orang yang belum luas pengetahuannya, sistem

metafisika sering dikira sebagai menolak nilai “benda

duniawi” atau, sebaliknya, menjanjikan melimpahnya

keuntungan kebendaan.

Namun, dalam Sufisme “hal-hal baik” yang dicapai tidak

selalu kiasan atau sama sekali harafiah. Kisah perumpamaan

ini berasal dari Faridudin Attar, dicantumkannya dalam

Parlemen Burung, dan dipergunakan dalam pengertian baik

harafiah maupun perlambangan. Menurut para darwis; seseorang

bisa mendapatkan kekayaan kebendaan dengan jalan Sufi,

apabila hal itu demi keuntungan Jalan dan juga dirinya

sendiri. Disamping itu, ia pun akan mendapatkan kepuasan

rohani sesuai dengan kemampuannya mempergunakan hal itu

dengan cara yang benar.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: