44. Kisah Nabi Adam

19 12 2009

Apakah Penjabaran dari peristiwa Nabi Adam memakan buah Quldi pada
keturunannya.(Yang terjadi pada Laki-laki dan Perempuan)

Jawaban:

Dalam cerita al-Qur’an disebutkan bahwa Iblis berhasil memperdaya pasangan
Adam dan Hawa (tidak hanya Hawa).
Cerita ini mengajarkan banyak hal kepada umat manusia, terutama umat Islam.
Pertama, Iblis tidak akan pernah berhenti menggoda manusia, sebelum manusia
tersebut terpuruk dalam dosa.
Kedua, Adam-Hawa bersalah karena mereka melanggar ketentuan yang telah Allah
buat agar keduanya tidak tergoda oleh bujuk-rayu iblis. Namun, keduanya
menyadari kesalahannya, lalu mereka bertobat (ini doa mereka “Rabbanaa
Dzolamnaa anfusanaa, wa in lam taghfirlanaa wa tarhamnaa, lanakuunanna minal
khaasiriin). Cerita ini mengajarkan kepada kita agar kita cepat-cepat
menyadari segala kesalahan yang telah kita perbuat untuk kemudian bertobat.
Ingat, sikap ini adalah salah satu ciri khas orang yang bertaqwa (allaziina
iza fa’aluu fakhisatan au dzolamuu anfusahum zakaru Allah dst.).
Ketiga, peristiwa kesalahan Adam-Hawa hanya menjadi tanggungjawab mereka
berdua saja. Hal ini sejalah dengan konsep al-Qur’an yang yang menegaskan
bahwa laa tadziru waadziratun widzra ukhra, pada ayat lain disebutkan lahaa
ma kasabat wa ‘alaihaa maktasabat. Kedua potongan ayat di atas menegaskan
bahwa manusia hanya bertanggungjawab terhadap apa yang telah mereka lakukan.
Oleh sebab itu, dalam Islam tidak dikenal “dosa” atau kesalahan warisan.
Artinya, setiap manusia dilahirkan dalam keadaan suci; hadits Nabi Kullu
mawluudin yuuladu ‘ala l-fitrah, fa abawahu yuhawwidaanihi, au
yunashshiranihi, au yumajjisaanihi.
Keempat, karena kesalahan dilakukan oleh kedua pasangan Adam-Hawa (mungkin
dengan ragam dan tingkat kesalahan yang berbeda), maka, kita tidak dapat
menimpalkan kesalahan tersebut kepada Hawa dan kaum wanita keturunannya saja
seperti yang banyak diyakini oleh masyarakat umum. Artinya peristiwa di atas
tidak dapat dijadikan sebagai dasar untuk menyudutkan keberadaan wanita.
Ini beberapa hikmah dari peristiwa di atas yang dapat kami paparkan. Kami
kira banyak di antara rekan-rekan lain yang dapat menambahkan papar singkat
di atas.
Wa Allah ‘a’lam bi’l-shawab.
Wassalam, Montreal, Canada, 25 Januari 2000
Noryamin Aini

About these ads

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 39 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: