01. Hukum “Arisan” dalam Islam

18 12 2009

Hukum “Arisan” dalam Islam

Ass. Wr. Wb.

Sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih atas kesempatan yang diberikan
kepada saya. Ustad, saya ingin bertanya mengenai “ARISAN” baik itu dengan
sistem Undian (yang dapat adalah orang yang namanya keluar saat diundi) maupun
sistem “Drop-Dropan” (yang dapat adalah orang yang memberikan
konpensasi/mengembalikan uang yang terbesar), contoh : Arisan dg 30 anggota @
Rp 50.000,-. Saat penarikan kelima, salah satu peserta nge-Drop Rp 15.000,-
Maka dia berkewajiban mengembalikan uang kepada 25 (dari 30-5) peserta lainnya
yang belum mendapatkan arisan tersebut sebesar Rp 15.000,- sehingga dia tidak
mendapatkan uang penuh Rp (50.000 x 30 ) = Rp 1.500.000,- melainkan hanya
sekitar Rp (50.000×30)-(15.000×25) = Rp 1.125.000,-

Bagaimanakan secara hukum kedua sistem Arisan tersebut ?
Karena saya pernah mendengar di salah satu kutbah Jumat, Khotib mengatakan
hal itu haram hukumnya tanpa menyebutkan dalil-dalilnya. Benarkah demikian ?
Atau kalo memang diperbolehkan, apa pula dasarnya ?
Bagaimana pula saya harus bertindak misalnya saya telah “terlanjur” mengikuti
salah satu arisan tsb ( Sistem Drop ) krn ketidaktahuan saya sebelumnya.
Demikian pertanyaan saya. atas jawabannya diucapkan terima kasih.
Wass. Wr. Wb.

Jawaban:

Menurut pandangan kami, yang disebut “arisan” tersebut ada dua jenis:

1. Arisan dg Undian:
Memang ini arisan yang umum, yaitu secara bergiliran mendapat uang Tabungan.
Misalnya peserta 10 orang dg penarikan tiap minggu, maka setiap orang akan
mendapat uangnya sebanyak 10X nilai setoran, hanya saja urutannya sesuai
dg undian. Kalau modelnya yang begini, sebenarnya di dalam proses arisan tsb
jika dilandasi saling membantu ini tidak persoalan. Yang menjadi soal adalah
jika yang mendapat arisan pada urutan belakang merasakan rugi, maka ini sudah
ada unsur riba. Karena orang yang mendapat terlebih dahulu sudah bisa
mengambil manfaat atas uang kumpulan tsb, dan peserta yang lain merasa tidak
beruntung. Kalau arisan undian hanya sekali bayar, dan hanya satu yang dapat
…. ya ini bukan arisan tapi jelas judi dan haram hukumnya.

2. Arisan drop-dropan
Menurut saya tidak masalah, sepanjang ke 25 orang yang menerima 15 ribu rela
dan 15 ribu diterima sebagai kompensasi peluangnya untuk mendapat giliran
menerima uang terlebih dahulu diterima dg rela. Kalau tidak, kembali lagi ke
undian mendapat giliran memperoleh arisan…. sekali lagi, jika ada peserta
yang merasa rugi karena gilirannya agak belakang, maka sudah ada unsur riba
disini.

Kalau sudah menyentuh ke riba, maka dalilnya sudah jelas : QS 2:275
perhatikan QS 2:278

Jadi ada baiknya arisan itu didasari unsur kerelaan saling membantu.
Yang mendapat giliran arisan adalah yang sedang membutuhkan dana besar untuk
sesuatu yang bermanfaat (biaya rumah sakit, bayar spp, dll). Bisa jadi yang
dapat itu dua orang misalnya.

Mudah-mudahan bermanfaat,

wassalam
Muaz

Dirancang oleh KTPDI, 1999-2005
Hak cipta © dicadangkan

About these ads

Aksi

Information

2 responses

1 02 2010
Nur Fitriyani

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Ustadz, ana ingin bertanya, kalau misalkan arisan tapi jumlahnya berkurang karena dipake untuk kas dlm organisasi itu. maksud saya misalkan total arisannya 500 rb, tapi di pake 10 rb buat kas, gimana hukumnya?Sukron.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

30 03 2010
amin

asslamualaikum tadz… mau nanya …arisan yang jumlah nilainya berkurang hukumnya gimana ya.. seperti halnya untuk kas, yang kadang-kadang hampir seper empat dari jumlah uang yang diterima…tadz kalo dasar hadistnya ada tolong sekalian di cantumkan.. timakasih sebelumnya

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 39 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: