185. Bagaimana Cara Mengganti Sholat yang Tertinggal?

30 11 2009

Bagaimana Cara Mengganti Sholat yang Tertinggal?

Assalamu’alaykum Wr. Wb.

Pak Ustadz, saya ingin mengganti sholat yang pernah tertinggal, karena dulu sholat saya masih sering ketinggalan karena bangun kesiangan, sedang bepergian atau sebab lainnya. Bagaimana caranya, pak Ustadz? Demikian pertanyaan saya ustadz. Sebelumnnya jazakumullah khair.

Wassalamu’alaykum Wr. Wb.

Wiyono

Jawaban

Assalamu ‘alaiikum warahmatullahi wabatakatuh,

Seharusnya kesiangan bangun atau perjalanan tidak boleh dijadikan alasan untuk meninggalkan shalat. Shalat itu tidak boleh sengaja ditinggalkan dengan niat akan diganti/ diqadha’ di lain waktu, apalagi hanya karena sibuk atau perjalanan.

Shalat Shubuh Kesiangan

Ketika seseorang bangun tidur kesiangan dan telah habis waktu untuk shalat shubuh, kewajibannya adalah mengqadha’ shalat shubuh itu begitu dia bangun dari tidurnya. Waktunya tidak boleh ditunda-tunda sampai besok. Saat itu juga begitu bangun dari tidur, segera kerjakan shalat. Tentu saja harus wudhu’ terlebih dahulu. Sebab shalat itu tidah sah sebelum suci dari hadats kecil maupun besar.

Janganlahkesiangan bangun tidur dijadikan alasan untuk tidak shalat shubuh. Lalu enak-enakan tidak shalat dengan dalih suatu ketika akan diganti atau diqadha’.

Landasannya adalah apa yang pernah dialami Rasulullah SAW dan beberapa shahabat, di mana merekapernah bangun kesiangan. Dan yang mereka melakukan adalah shalat shubuh meski matahari meninggi. Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW bersabda:

Barang siapa yang ketiduran (sampai tidak menunaikan sholat) atau lupa melaksanakannya, maka ia hendaklah menunaikannya pada saat ia menyadarinya.

Barangsiapa yang mendapatkan satu rakaat sebelum matahari terbit maka dia telah mendapatkan shalat tersebut (shalat shubuh). (HR Bukhari No. 579 dan Muslim No. 608).

Shalat Dalam Perjalanan
Demikian juga di dalam perjalanan, shalat tetap wajib dilaksanakan. Tidak boleh sengaja ditinggalkan dengan niat mau diqadha’. Meninggalkan shalat karena perjalananjelas merupakan dosa besar.

Syariat Islam memberi keringanan buat orang yang sedang dalam perjalanan untuk menggabung dua shalat dalam satu waktu. Diistilahkan dengan sebutan shalat jama’. Ketentuannya adalah shalat Dhuhur dilakukan bersamaan waktunya dengan shalat Ashar, boleh dikerjakan di waktu Dhuhur atau pun di waktu Ashar. Dan shalat Maghrib boleh dikerjakan bersamaan waktunya dengan shalat Isya’, boleh dikerjakan di waktu Maghrib atau pun di waktu Isya’.

Bahkan shalat yang empat rakaat itu boleh dikurangi menjadi dua rakaat saja. Istilah adalah mengqashar shalat.

Adapun sengaja meninggalkan kewajiban shalat karena alasan dalam perjalanan, termasuk dari melalaikan shalat, atau meninggalkan shalat. Sebab ibadah shalat itu merupakan ritual yang waktunya telah ditetapkan. Tidak boleh dilakukan seenak waktunya sendiri, semua harus ikut ketentuan resmi dari utusan Allah SWT, yaitu syariat Nabi Muhammad SAW.

Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat, ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu. Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.(QS. An-Nisa: 103)

Mengqadha` Shalat Yang Sudah Terlanjur Ditinggalkan

Para ulama banyak mengatakan bahwa bila seseorang karena satu dan lain hal telah meninggalkan kewajiban shalat, baik karena tidak tahu atau karena kelalaiannya, dia wajib untuk mengganti shalatnya yang luput itu.

Dr. Yunus Muhyiddin Al-Asthal menuliskan bahwa dalam kasus seperti itu, qadha` shalat bisa dilakukan setiap hari setelah shalat wajib yang lima waktu dikerjakan. Dan silahkan dihitung-hitung sendiri jumlah shalat yang harus digantinya.

Dan hal ini perlu dilakukan sebelum Allah SWT mendadak memanggilnya untuk menghadap dan mempertanggung-jawabkan semua amalnya. Padahal dari semua jenis amal yang akan dihisab nanti, masalah shalat akan menjadi tema utama dan sangat menentukan.

Yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat dari seorang hamba adalah masalah shalat…. (HR. Ahmad)

Wallahu a’lam bishshawab wassalamu ‘alaiikum warahmatullahi wabatakatuh,
Ahmad Sarwat, Lc

About these ads

Aksi

Information

3 tanggapan

3 01 2010
mumutia

Assalamu’alaykum Wr. Wb.

Pak Ustadz, saya ingin bertanya. Tadi siang dengan tidak sengaja saya meninggalkan sholat zuhur dan ashar karena tertidur. Saya baru saja pulang dari luar kota dan sampai di rumah sekitar pukul 7 pagi. Kebetulan di kota tempat saya tinggal (Daegu, Korsel), pukul 7 matahari belum terbit, jadi saya langsung melaksanakan sholat subuh. Karena sangat lelah, setelah sholat subuh, saya langsung tidur dan baru bangun skitar pukul 6.18 malam. Saya pun sangat kaget dan sempat bingung ketika melihat jendela, “loh kok masih gelap ya?” Sampai saya melihat tanggal yg tertera di handphone berkali-kali untuk meyakinkan saya. Jadi pertanyaan saya, apa yang harus saya lakukan karena saya telah meninggalkan sholat zuhur dan ashar dengan tidak sengaja.

Terimakasih atas jawaban Pak Ustadz

Wassalamu’alaykum Wr. Wb.

5 01 2010
Ki Semar

Assalamualaikum Wr.Wb.
Mumutia, anda jangan terlalu cemas. Anda dapat mengganti sholat yang anda tinggalkan karena benar benar tertidur disaat pertama anda tersadar bahwa anda telah meninggalkan shalat. Allah Maha Pengampun dan Maha Tahu.
Namun demikian saya sarankan untuk kedepan ada beberapa hal yang dapat anda lakukan:
1. Jangan menunda shalat apabila telah masuk waktunya.
2. Jangan tidur sebelum melaksanakan shalat
3. Gunakan alarm untuk membangunkan anda.
Insyaallah kasus diatas tidak akan terulang lagi.

Salam: Ki Semar

24 02 2010
muzi

saya tdi sengaja tdk sholat shubuh karena habis keluar mani gi mana hukumnya?……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 36 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: